TUAN
Puisi yang sebenarnya sudah lama kutulis, mungkin sekedar refleksi apa yang selama ini ada dimataku tentang Tanah yang kupijak, tentang air mata Rakyat dan Tuan - tuan pemegang cambuk kuasa.
TUAN
Serakahnya Tuan,
Rampas Merampas Atas Nama Pembangunan,
Garap Menggarap Tanah Petani Tak Kenal Kasihan,
Jual Menjual Hak Kami Yang Kurang Pendidikan,
Biadapnya Tuan,
Tembak Menembak Petani Dengan Senapan,
Rampas Merampas Upah Buruh Tak Kenal Kasihan,
Tindas Menindas Kami Yang Susah Cari Makan,
Tuan, Dimana Otaknya,
Usir Mengusir Petani Dari Tanahnya,
Jajah Menjajah Kami Dengan Pasar Bebas,
Tangkap Menangkap Kami Atas Nama Stabilitas,
Tuan, Tak Punya Otak Kah Engkau,
Kampanye Kampanye Tebar Janji,
Tapi Kenapa oh Kenapa Nasib Kami Masih Tak Pasti,
Kenapa Oh Kenapa Kau Malah Jual Sumber Kehidupan Kami....
Palangkaraya, August 2, 2012. Muhammad Fachrul Ryannor.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Umur Bukan Rintisan Angka, Tapi Ukiran Aksara....

0 comments:
Post a Comment