SATU SUARA, SATU MUSUH, SATU BARISAN
Menunggu Kekosongan Langit Takkan Berjalan,
Kita Yang Takkan Lagi Diam Dibalik Jeruji Pesakitan,
Perihal Ujung Langitan Kepalan Ini Bermuara,
Kita Yang Bersenyawa Dibawah Poster Dan Kain Bendera,
Dan Lembaran Propaganda Penyadaran.....
Bahwa Disiplinya Barisan Ini Bernyawa,
Menolak Perampasan Upah, Tanah Dan Kerja,
Menantang Despot Menari Bersama Tarantula Tentara,
Ekspansi Kepastian Dari Sudut Ketidak Pastian,
Yang Tak Pernah Lelah Berjuang Bersama Garis Jalanan.....
Dibalik Orator Dan ToA Berorasi,
Menuju Sudut Dan Poros Yang Sama,
Di Hadapan Gedung - Gedung Kemunafikan,
Di Hadapan Jelaga - Jelaga Pabrik Neraka,
Yang Datang Menawarkan Hasrat Pembangkangan.....
Bersama Perempuan Mendobrak Diskriminasi Dan Patriarki,
Bersama Tani Menentang Konversi Dan Konservasi Ruang Kelola,
Bersama Buruh Melawan Outsourcing Dan Kontrak Kerja,
Bersama Mahasiswa Menolak Komersialisasi Dan Liberalisasi Pendidikan,
Bersam Kaum Miskin Kota Memerangi Penggusuran Dan Kelaparan,
Bersama Kita Satu Suara, Satu Musuh Dan Satu Barisan.....
Palangkaraya 27 April 2012, Muhammad Fachrul Ryannor
0 comments:
Post a Comment